Mencekam! Santri di Ciamis Marah, Mapolsek Dikepung

0 26

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Puluhan santri di Ciamis malam tadi, Kamis (02/03) mendatangai Mapolsek Rajadesa. Mereka geram, pasalnya rekannya yang juga merupakan santri menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan.

Menurut informasi yang dihimpun Warta Priangan, kemarahan santri ini berawal dari sebuah kecelakaan lalu lintas. Kamis (02/03) sekira puul 15.00 WIB, sebuah sepeda motor bertabrakan dengan pick up.

Pengendara motor adalah Dedi Zakaria (29) dan Oban (27) keduanya merupakan santri Pondok Pesantern Manhajul Ulum Nusa. Sedangkan pengemudia pick diketahui bernama AM (45), warga Dusun Cigoong Desa Sirnabaya, Kecamatan Rajadesa.

Akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Rajadesa-Purwaraja tepatnya di Dusun Pabuaran Desa Sirnajaya tersebut, Dadi dan Oban harus dilarikan ke Puskesmas Rajadesa karean luka yang mereka alami.

Tapi, saat kedua korban tengah mendapat perawatan medis di Puskesmas Rajadesa, sekira pukul 15.30, pengemudi pick up, AM mendatangi mereka. AM mendatangi korban kemudian mengancamkeduanya supaya mengaku bahwa pengemudi motor yang bersalah.

Kedua korban pun mendapat tindak kekerasan, korban Dedi ditempeleng pipi sebelah kanan dan Oban kaki sebelah kanan dipukul.

Peristiwa tersebut membuat teman-teman korban marah. Sekira pukul 19.45 puluhan santri mendatangi Mapolsek Rajadesa untuk melaporkan dugaan tindakan penganiyaan yang dilakukan korban. Namun karena massa yang datang semakin banyak, pelaku pun kemudian dievakuasi ke Polres Ciamis.

Hingga saat ini, kasus dugaan penganiayaan tersebut masih dalam penanganan Polres Ciamis. (Senny Apriani/WP)

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.