Uniknya Wisata Lokal di Bandung Ini

wartapriangan.com, BERITA BANDUNG. Saat ini, warga Bandung dapat mengunjungi sekaligus berwisata di Taman Kota dengan nyaman. Pemerintah Kota Bandung yang saat ini dipimpin oleh Ridwan Kamil, banyak sekali membuat dan merevitalisasi berbagai Taman Kota yang tersebar di berbagai sudut kota. Selain bertujuan untuk memperindah dan mempercantik nuansa khas Bandung yang terkenal dengan hijaunya juga bertujuan untuk memanjakan warga Bandung untuk berwisata di dalam kota di tengah padatnya aktivitas keseharian warga Bandung tentunya dengan biaya murahn (03/01).

Foto : Rachmat Solihin/WP
Foto : Rachmat Solihin/WP

Salah satu Objek Wisata Taman Kota yang sedang nge-hits, di antaranya Teras Cikapundung yang terletak di Jalan Babakan Siliwangi dekat Auditorium Sabuga ITB. Teras Cikapundung atau disingkat Teci dengan area seluas 1 hektare lebih mengapit aliran Sungai Cikapundung di sisi Jalan Siliwangi Kota Bandung, mulai dibangun pada tahun 2015 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air dan Pemerintah Kota Bandung.

Foto : Rachmat Solihin/WP
Foto : Rachmat Solihin/WP

Di tempat wisata tersebut memiliki kolam khusus dengan beberapa ikan khas Sungai Cikapundung yang dilestarikan dan diambil dari sungai tersebut agar tidak punah, di antaranya ikan langka di Sungai Cikapundung, seperti kehkel, beunteur, bogo, bader, kancra, tawes, nilem, dan sepat dan pohon langka salah satunya pohon Kapundung sejenis pohon bencoy.

Foto : Rachmat Solihin/WP
Foto : Rachmat Solihin/WP

Menurut R. Sugiatno (Wa Chadok), Ketua Komunitas Cikapundung, desain pembangunan Teras Cikapundung meleburkan gaya modern dan tradisional, seperti terasnya dibuat berumpak-umpak dengan dinding di sebelah kanan bergambarkan lukisan abstrak juga terdapat air mancur bernyanyi. Di samping itu, untuk kearifan lokal dalam teras Cikapundung dibuat beberapa petak sawah yang biasanya jika musim panen terdapat padi-padi yang sudah menguning sehingga nuansanya begitu alami. Kearifan lokal lainnya terdapat kolam dengan Tujuh Kuya & Tujuh Mata Air yang merupakan logo komunitas Cikapundung.

Pengunjung yang berwisata ke Taman Kota Teras Cikapundung perharinya dapat mencapai 600-an orang dengan asal pengunjung dari berbagai daerah dan provinsi. Pada musim liburan sekolah seperti sekarang ini, kunjungan wisatawan mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Begitu padatnya kunjungan wisatawan, R. Sugianto menghimbau, para pengunjung tetap menjaga taman Teras Cikapundung agar tetap asri sebagai taman edukasi dan sosialisasi lingkungan yang bersih dengan tidak membawa dan membuang sampah sembarangan di taman ini sehingga masyarakat dapat terus menikmati keindahan Taman Kota ini. (Rachmat Solihin/WP).

(Total pembaca 6, pembaca hari ini 1)
loading...

About Senny Apriani

Baca Juga

Waspada, Penipuan Berkedok Rekrutmen PT KAI !

wartapriangan.com, BERITA BANDUNG. Untuk memenuhi kebutuhan SDM, tahun ini PT KAI (Persero) akan kembali membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!