PPN Sudah Dihapus, Harga Daging Sapi di Tasik Tetap Tinggi

38

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pajak Penambahan Nilai (PPN) untuk sapi sudah dibatalkan tetapi harga daging sapi di Tasik masih tinggi. Hal itu dikeluhkan sejumlah pedagang daging sapi yang ditemui di Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya, Jumat (29/01).

Dari pantauan Warta Priangan di lapangan. Kini, harga daging sapi di Tasik masih kisaran Rp125 ribu–RP 145 ribu per kilogram. Sedangkan harga tertinggi daging HAS. “Sudah satu minggu lalu, daging sapi itu naik. Sampai sekarang,” ujar pedagang daging sapi di Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat, Hen Hen Hendayani.

Menurutnya, harga daging sapi sebelum naik masih kisaran Rp110.000 per kilogram. Dengan demikian, para pedagang merasa dihapusnya PPN tidak berpengaruh pada harga daging sapi.

Hal serupa dikatakan Rina Ratih, seorang pedagang lainnya di Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya. Menurutnya, sejak diramaikan adanya pajak untuk pemotongan sapi, harga daging sapi terus melonjak. Bahkan, satu kilonya daging sapi mencapai Rp145.000. “Walau agak turun, kemarin Omay masih menjual Rp125.000–135.000,” ujarnya.

Kedua pedagang itu berharap, PPN benar-benar dihapuskan. Harga tertinggi daging sapi sekira Rp 100 ribu per kilogram harus diterapkan. “Pedagang daging sapi berharap pemerintah menerapkan kebijakan lebih kepada pedagang. Karena aturan belum berlaku, sudah memberikan dampak negatif di pasar. Buktinya, banyak pedagang yang rugi,” keluh Rina.

Slider

Omset Menurun.

Ditambahkan Rina, sejak minggu lalu, pedagang terus mengalami penurunan omset/pendapatan cukup tajam, sekira 50-70 persen. Hen Hen Hendayani dan Rina Ratih mengaku serbasalah, karena ketika pedagang memilih untuk menurunkan harga daging agar penjualan tetap baik, tetapi dipastikan akan merugi.

“Sekarang sangat sulit, serbasalah. Dijual murah, ramai tapi rugi. Jual sesuai harga ya seperti sekarang, turun dratis,” keluh para pedagang sapi di Pasar Cikurubuk tersebut.

Sebelum harga naik, Rina mengaku mampu menjual daging sapi 80 kilogram per hari. Setelah harga naik hanya terjual 30–40 kilogram. Sementara itu, stok daging sapi di pasar masih aman walaupun ada pengurangan.

Pada saat harga masih sedikit lebih murah, Rina menerima lima ekor sapi yang sudah dipotong dan siap jual. Sejak isu PPN, Rina hanya menerima dua ekor sapi. Oleh karena itu, semua pedagang menunggu kebijakan pemerintah agar daging sapi murah serta stok yang banyak. (Andri/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.