Laporkan Langsung ke Menteri Pendidikan Jika Ada Kekerasan Pada Siswa, Begini Caranya …

19

wartapriangan.com, BERITA INSPIRATIF. Suasana yang aman dan nyaman tentunya jadi dambaan semua orang. Terlebih bagi lingkungan sekolah, yang notabene menjadi rahim para penerus bangsa. Apalah jadinya Indonesia kelak, jika hari ini anak-anaknya tidak nyaman di sekolah. Mungkin karena guru galak, pelonco, atau tindak kekerasan pada siswa dalam bentuk lainnya.

Jika kekerasan pada siswa terjadi, alih-alih menciptakan Indonesia yang lebih baik, untuk sekedar bekal hidup pribadinya saja pasti sulit.

Nah, fenomena buruk yang bisa menghancurkan masa depan Indoensia ini sudah tercium oleh Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI. Bagaimana tidak, data tentang kekerasan pada siswa ternyata mengejutkan banyak pihak. Menurut Mendikbud, 85% siswa pernah mengalami kekerasan di sekolah, dalam berbagai bentuknya.

Untuk menekan sekaligus mengantisipasi terjadinya kekerasan pada siswa, Mendikbub membuka layanan Kawal Sekolah Aman. Layanan ini adalah sebuah konsep bagaimana sebuah sekolah bisa menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenagkan untuk siswa. Inovasi Mendidbud untuk mengantisipasi kekerasan pada siswa ini mengajak semua elemen masyarakat di negeri ini untuk berpartisipasi. Nah, jika ada warga masyarakat yang mengetahui ada kekerasan, segera laporkan langsung secara online lewat website di bawah ini:

http://sekolahaman.kemdikbud.go.id/

Beranda halaman web tersebut langsung menunggu laporan Anda.

Seperti kata Mendikbud dalam web tersebut…

Bukan tanpa alasan Ki Hadjar Dewantara menggunakan istilah “Taman” sebagai konsep pendidikannya.  Taman berarti sebuah tempat bermain. Teduh, tenang, dan tentunya menyenangkan. Anak-anak senantiasa gembira berada di taman. Mereka dengan senang hati menghabiskan waktu di taman. Ki Hadjar ingin konsep pendidikan seperti sebuah taman. Pendidikan haruslah menyenangkan, belajar adalah proses kegembiraan. (Anies Baswedan, Mendikbud RI)

Ayo, laporkan kekerasan pada siswa!

kekerasan pada siswa laporkan ke mendikbud

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.