Kasihan… Nini Idoh dan Nini Rati Tidak Bisa Dapat Bantuan Karena Alasan Ini

18

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ciamis menanggapi berita Warta Priangan tentang Nini Idoh dan Nini Rati, dua orang nenek yang selama ini tinggal di gubuk yang jauh dari kata layak.

Kepala Seksi Pembinaan Keluarga dan Jaminan Sosial, Yusup, mengatakan, Nini Idoh (75) asal Desa Bunter Kecamatan Sukadana dan Nini Rati (80) asal Desa Tigaherang Kecamatan Rajadesa akan segera dimasukan ke dalam daftar penerima bantuan Rutilahu.

“Untuk data Nini Idoh dan Nini Rati memang tidak ada dalam daftar ajuan dari kecamatannya. Tetapi kemarin kami sudah mengupayakan agar mereka mendapat bantuan,” jelasnya, Jumat (22/01) sore di kantornya.

Menurutnya, Dinsosnakertrans memberikan bantuan kepada rumah tangga sasaran yang dimohonkan bantuan oleh desa dan kecamatan. Tetapi itu juga yang sudah sesuai dengan regulasi.

“Nah, kami belum mengetahui secara pasti apakah memang Nini Idoh dan Nini Rati itu memang tinggal di rumah dan tanah milik sendiri atau bukan. Karena yang mendapatkan bantuan Rutilahu mereka yang tinggal di tanah milik sendiri,” ucapnya.

“Kemungkinan, kecamatan tidak mengajukan mereka (Nini Idoh dan Nini Rati) karena ada peraturan yang belum terpenuhi oleh mereka,” lanjutnya.

Slider

Ia juga menambahkan, setiap tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis selalu memberikan bantuan Rutilahu secara merata.

“Setiap kecamatan mendapatkan tiga sampai empat bantuan Rutilahu sebesar Rp 10 juta. Tidak pernah tidak. Pada tahun 2015 Kecamatan Sukadana dan Kecamatan Rajadesa mendapatkan empat bantuan Rutilahu. Sekarang 2016, mengajukan lagi empat,” katanya.

Nini Idoh (kiri) dan Nini Rati (kanan) berharap mendapat bantuan Rutilahu dari Pemda Ciamis (foto: dena a. kurnia/wp)
Nini Idoh (kiri) dan Nini Rati (kanan) berharap mendapat bantuan Rutilahu dari Pemda Ciamis (foto: dena a. kurnia/wp)

Diberitakan sebelumnya, Nini Idoh (75), RT 02, RW 01, Dusun Desa, Desa Bunter, Kecamatan Sukadana tinggal seorang diri di gubuk berukuran 3×5 meter yang bocor dan rentan ambruk. Dan, Nini Rati lebih miris,  ia terpaksa harus tinggal di  gubuk bekas kandang sapi. (Rizal Nurdiana & Dena A. Kurnia/WP)

Baca juga:

Apa Kabar Rutilahu Ciamis? Ini Ada Nini Rati, Sudah 10 Tahun Tinggal di Bekas Kandang Sapi

Dua Kali Didata, Gubuk Nenek di Ciamis Ini Belum Juga Mendapat Bantuan

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.