Jenazah Putra Menteri Susi akan Dimakamkan di Pangandaran

0 23

wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dirundung duka mendalam. Putra pertamanya, Panji Hilmansyah, dikabarkan meninggal dunia.

Pria 31 tahun tersebut dikabarkan meninggal dunia dini hari tadi pukul 02.00 WIB di Naples, Florida, Amerika Serikat. Panji mengehembuskan nafas terakhir saat sedang tidur.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab kematian anak Menteri Susi dari pernikahannya dengan Yoyok Yudi Suharyo ini. Namun diduga Panji meninggal karena serangan jantung.

Panji (kanan) beserta istrinya (Foto: Istimewa/detikcom)
Panji (kanan) beserta istrinya (Foto: Istimewa/detikcom)

“Penyebab dan waktu kematian belum dapat dipastikan, namun kami duga penyebabnya adalah gagal jantung (heart failure) dan beliau meninggal dalam tidur di rumahnya. Keluarga mendapat informasi pada jam 2 pagi dini hari Waktu Indonesia Barat,” kata Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian KKP, Lilly Aprilya Pregiwati dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (18/1/2016) seperti dilansir Sindonews.

Saat ini, jenazah laki-laki yang berprofesi sebagai pilot tersebut sedang dalam proses pemulangan dari Amerika ke Indonesia. Sedangkan Susi Pudjiastuti kini tengah menunggu kedatangan jenazah almarhum di rumah duka Jalan Widya Chandra V, Nomor 26, Jakarta Selatan.

“Saat ini masih dalam proses pemulangan ke rumah duka di Kompleks Widya Chandra. Kita belum tahu kapan sampai di sini, nanti kita ikuti perkembangan. Saat ini Bu Susi menunggu di rumah duka,” terang Lilly seperi dilansir Liputan6.

Lilly melanjutkan, rencanannya almarhum akan dimakamkan di Jl. Merdeka 312 Pananjung Pangandaran. Setibanya jenazah di Indonesia akan diterbangkan ke Pangandaran.

Panji sendiri meninggalkan serorang istri dan seorang anak yang masih berusia 10 tahun bernama Armand.

Dari berbagai sumber.

Baca juga:

Innalillahi… Putra Kandung Menteri Susi Meninggal Dunia

Putra Kandung Menteri Susi Meninggal, Ini Tanggapan Keluarga di Pangandaran

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.