Ratusan Massa Anti Teror Macetkan Kota Ciamis

0 10

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Penolakan terhadap aksi teror dengan slogan “Kami Tidak Takut” bergema di Kabupaten Ciamis. Sekira 500 orang yang tergabung dalam Forum Ciamis Anti Teror (FCAT) mendeklarasikan aksi menolak terorisme di Alun-Alun Ciamis, Jawa Barat, Senin (18/01).

Massa aksi tersebut terdiri dari gabungan beberapa organisasi masyarakat dan LSM seperti GMBI, GIBAS, Badar, Pemuda Pancasila, KBPPP, Pemuda Panca Marga, OI, Ikatan Motor Ciamis, dan FPI beberapa elemen lainnnya.

Evi Wahyudin koordinator aksi mengatakan, gerakan FCAT merupakan cara menyikapi teror bom yang terjadi di Ibu Kota Jakarta. FCAT juga mengajak masyarakat Kabupaten Ciamis untuk tidak takut pada terorisme. “Kita harus bisa bersatu padu untuk memerangi radikalisme dan aksi terorisme,” jelasnya.

Ratusan masa Forum Ciamis Anti Teror menggelar aksi solidaritas di Alun-alun Ciamis. (foto: john/wp0
Ratusan masa Forum Ciamis Anti Teror menggelar aksi solidaritas di Alun-alun Ciamis. (foto: john/wp)

Menurutnya, aksi radikalisme dan terorisme merupakan salah satu bentuk gerakan memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Aksi teror bom telah merusak infrastruktur dan suprastruktur Negara Indonesia juga menghancurkan ide dasar Pancasila,” ucapnya.

Setelah menggelar deklarasi dan menandatangani pernyataan sikap penolakan terorisme di Alun-alun Ciamis. Mereka menggelar konvoi dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat mengkelilingi sekitar Ciamis Kota.

Konvoi kendaraan yang cukup panjang sempat memacetkan jalur utama di Kota Ciamis. Selama konvoi koordinator aksi terus berorasi menyuarakan sikap anti teror. Iring-iringan kendaraan kembali di Alun-alun Ciamis dan membuka mimbar bebas.

Di akhir aksi solidaritas, massa juga membubuhkan tanda tangan dalam spanduk putih sebagai bentuk pernyataan menolak segala bentuk terorisme. (Rizal/WP)

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.