Warga Minta Angkutan Umum Bangunsari-Banjarsari Kembali Beroperasi

30

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Sejumlah warga di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengeluhkan tidak beroperasinya Angkutan Desa (Angdes) trayek Bangunsari–Banjarsari (Bangunsari-Pamarican–Kertahayu–Sidaharja–Sukamukti–Sukajadi-Banjarsari) yang menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari, akibat tidak tersedianya transportasi umum.

Salah seorang warga Desa Sukahurip, Rangga saat ditemui Warta Priangan di tokonya Jum’at (15/01), mengatakan, akibat tidak beroperasinya Angkutan Desa menyebabkan dia terlantar dan kesulitan menuju rumahnya apabila hendak berbelanja ke pasar.

“Sudah dua tahun trayek angdes di daerah kami berhenti beroprasi, tidak ada angkutan yang beroperasi. Jadi susah kalau bawa barang-barang belanjaan dari pasar, soalnya kalau naik ojek mahal,” tambahnya.

Sementara, Desi salah seorang pelajar SMP Negeri 2 Pamarican berasal dari Desa Sidaharja, Ciamis, juga merasa kesulitan untuk kembali ke rumah akibat tidak beroperasinya Angkutan Desa tersebut.

Slider

Desi berharap, Angkutan Desa tersebut beroperasi kembali sehingga para pelajar yang menuntut ilmu di sekolah jauh dari rumahnya terfasilitasi, apalagi jika musim hujan seperti sekarang ini.

Ditemui terpisah, Nanang salah seorang pemilik Angkutan Desa membenarkan trayek Angdes Bangunsari–Banjarsari sudah kurang lebih dua tahun tidak beroprasi.

Menurutnya, kendala para pemilik Angdes berhenti beroperasi karena fasilitas infrastuktur jalan rusak dan berlumpur mengakibatkan waktu tempuh menjadi lama dan biaya operasional menjadi mahal.

Dengan demikian, para pemilik Angdes berharap agar Pemerintah Kabupaten Ciamis membenahi infastruktur jalan tersebut, sehingga masyarakat yang terlewati jalur angdes bisa terfasilitasi, serta adanya penambahan armada baru di jalur tersebut. (Baehaki/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.