Duh! Harga Daging Ayam dan Sapi di Tasik Terus Meroket

61

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kenaikan harga daging ayam di Pasar Induk Cikurubuk Tasikmalaya, Jawa Barat terus terjadi. Selain mengakibatkan sebagian pedagang mogok jualan, banyak juga yang terpaksa menjual ayam sisa hari kemarin demi hindari kerugian, sejumlah konsumen memilih beralih membeli daging sapi meski harganya juga tinggi.

Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu, tidak lantas membuat harga kebutuhan pokok makanan ikut turun. Buktinya, harga daging ayam dan sapi di Pasar Induk Cikurubuk Tasikmalaya, Jawa Barat justru alami kenaikan sangat drastis.

Dari pantauan Warta Priangan, harga daging ayam dijual Rp40 ribu sampai Rp45 ribu, dari semula hanya Rp28 ribu perkilogramnya. Akibat tingginya harga daging ayam membuat sejumlah pedagang berhenti jualan. Lapak pedagang dibiarkan kosong tanpa potongan daging ayam yang biasa dijajakan. Selain itu,sebagian pedagang juga terpaksa menjual daging sisa yang sudah disimpan dalam pendingin satu hari demi hindari kerugian.

“Iya belum laku karena sekarang kurang pembelian, biasanya satu kintal sekarang mah delapan puluh kilo dalam sehari, ini kalau gak laku disimpan difreezer rumah,” ungkap Agus hermawan (34) salah seorang pedagang ayam, Jumat (15/01).

Slider

Sementara itu, di tempat yang berbeda Ahmad, seorang pedagang sapi mengatakan, harga daging sapi pun mengalami kenaikan setelah harga bbm turun menjadi Rp115 ribu. “Tapi masyarakat gak mampu, mereka nawarnya Rp110 ribu, ini naik katanya karena siklus terpotong,” jelasnya.

Mendapati kenaikan harga daging ayam, sejumlah ibu rumah tangga lebih memilih membeli daging sapi. Meski harganya juga tinggi, namun daging sapi tidak berkurang setelah dimasak. Berbeda dengan daging ayam yang justru jadi mengkerut usai dimasak.

“Dibandingkan ayam, mending beli daging sapi, soalnya ayam kalau sudah digoreng, malah jadi mengkeret. Jadi, mending beli daging sapi, walau mahal,”  kata Neni ruhaeni, salah seorang konsumen.

Oleh karena itu, Neni merasa keberatan dengan semua kenaikan harga daging tersebut. Dia berharap, pemerintah segera menurunkan dan menstabilkan harga daging ayam maupun daging sapi dipasaran. (Andri/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.