Waduh! Harga Daging Ayam dan Telur Ayam di Ciamis Terus Naik

18

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Harga telur dan daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Ciamis terus merangkak naik. Kondisi itupun dikeluhkan para konsumen juga penjual. Semisal di Pasar Tadisional Pamarican, Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, harga telur ayam sudah mencapai Rp. 26 ribu per kg. Padahal beberapa hari sebelumnya, harga telur hanya Rp. 22 ribu per kg.

“Harga telur naik hampir setiap hari. Bikin pusing,’’ ujar seorang penjual telur di Pasar, Ujang kepada Warta Priangan, Jumat (08/01).

Ujang menjelaskan, kenaikan harga telur terjadi secara bertahap di kisaran Rp. 500 per kg. Namun, karena kenaikannya terjadi hampir setiap hari, maka harga telur ayam saat ini menjadi sangat tinggi.

Daging ayam di salah satu Pasar Tradisional Kabupaten Ciamis. (Foto: Baehaki/WP)
Daging ayam di salah satu Pasar Tradisional Kabupaten Ciamis. (Foto: Baehaki/WP)
Slider

Dia mengatakan, kenaikan harga telur itu sudah terjadi di tingkat agen. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga tersebut. Namun, menurut informasi yang diterimanya, kenaikan harga telur terjadi karena pasokan dari peternaknya berkurang. “Saya juga tidak tahu apakah harga telur ayam ini akan terus naik atau akan turun,’’ tutur Ujang.

Selain telur, harga daging ayam pun masih tinggi dan belum ada tanda-tanda akan turun. Saat ini, harga daging ayam potong masih mencapai Rp. 38 ribu per kg. Harga itu masih tetap dibandingkan seminggu yang lalu. Dalam kondisi normal, harga daging ayam hanya di kisaran Rp. 35 ribu per kg.

Ujang menuturkan, kenaikan harga telur ayam maupun daging ayam itu dikeluhkan para pelanggan dan pembeli. Bahkan, sejumlah pelanggan mengurangi pembeliannya. “Pelanggan yang biasanya beli daging ayam tiga kilogram sehari, sekarang cuma dua kilogram,’’ tutur Ujang.

“Harga saat ini memang sangat tinggi,’’ kata seorang pembeli daging ayam, Ani. Dia pun mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga daging ayam. (Baehaki/WP)

Slider
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.