Ngeri! Kepala Pria Ini Dipenuhi Belatung

0 2

wartapriangan.com, BERITA INTERNASIONAL. Seorang gelandangan di India Barat Laut bernama Preeti Devi, menderita penyakit yang tidak biasanya.

Ia harus merasakan betapa sakitnya di serang berbagai parasit di tubuhnya. Kepalanya dipenuhi dengan belatung.

Dilansir laman dailymail.co.uk, waktu itu, Preeti Devi, duduk menangis di jalan. Para relawan melihatnya. Dia, diselamatkan dari kematian dan dirawat kembali oleh petugas amal yang dia sebut ‘malaikat’.

Pria berusia 30 tahun di tempat itu mengatakan, bahwa tanpa tindakan baik para relawan, wanita itu akan mati. Dia mengatakan, dia menderita luka di kepala saat sekelompok orang menyerangnya.

Setelah perawatan selama lima bulan, kepalanya kini telah sembuh total. Dia dirawat oleh staf dari Apna Ghar di fasilitasnya di Bharatpur, Rajasthan.

Para pembantu tidak hanya merawatnya, tapi juga memberi makanan dan pakaian bersihnya.

“Apna Ghar dan sukarelawannya telah melakukannya untuk saya, tidak ada yang akan dilakukan untuk orang asing. ‘Tindakan dermawan mereka telah memulihkan kepercayaan saya pada kemanusiaan. Aku sedang sekarat karena kematian di jalan,” kata Preeti dilaporkan rakyatku.

Para relawan memanggil sebuah ambulans dan membawanya ke rumah. Apna Ghar bertujuan untuk ‘melayani orang-orang miskin yang tak berdaya yang menghadapi fase kehidupan yang sangat menyakitkan’.

“Jika malaikat-malaikat ini tidak melihat saya dan merawat kesehatan, saya pasti sudah meninggal sekarang,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa dia menderita luka di kepala saat sekelompok orang menyerangnya

Menurut pihak berwenang, Preeti ‘takut untuk hidupnya’ setelah dia diserang dan dia melarikan diri dari rumahnya di Bihar sekitar enam bulan yang lalu. Dia kemudian tinggal di jalanan di Rajasthan.

Akhirnya Preeti Devi sembuh total, dan berniat untuk kembali ke kampungnya.

“Saya berniat untuk kembali ke rumah dan memulai hidup baru,” kata Preeti, yang sekarang berangkat ke kampung halamannya untuk permulaan yang baru.

Sumber: HARIANRIAU.co

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.