Insiden Penelanjangan Santriwati oleh Keamanan Toko di Tasikmalaya Tuai Kecaman!

wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Insiden ditelanjanginya seorang santriwati di Tasikmalaya menuai kemarahan warga. Mereka mengecam tindakan yang dinilai sangat berlebihan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun wartapriangan.com, kejadiannya berawal saat korban berbelanja di Ratu Paksi, sebuah toko pusat aksesoris di Tasikmalaya. Namun, saat hendak keluar toko detektor berbunyi. Korban pun diamankan oleh pihak kemananan toko tersebut.

Petugas keamanan kemudian menggeledah korban. Tapi karena petugas kemananan tidak menemukan barang yang dicurigai, korban pun dibawa ke kamar mandi.

Menurut keterangan ibu korban, Devi Badrudin, di kamar mandi itulah anaknya ditelanjangi, pakaiannya dilucuti. Korban yang merupakan siswi kelas 2 SMA ini ditinggalkan di kamar mandi dalam keadaan telanjang.

“Kamu tunggu di sini, ini pakaian saya bawa dulu untuk diperiksa detektor. Biar tidak bolak-balik,” terang Devi Badrudin seperti dilansir jejakjabar.com.

Setelah digeledah dan pakaiannya dilucuti oleh petugas keamanan Toko Ratu Paksi yang beralamat di Jalan Sukalaya 1, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya tersebut, ternyata korban terbukti tidak mencuri. Menurut ibu korban, detektor berbunyi karena barcode permanen yang terdapat dalam celana yang dikenakan korban.

Korban mengalami trauma, begini kondisinya… (Halaman 2)

loading...

About Senny Apriani

Baca Juga

Pasien RS dr Soekarjo Tasikmalaya Berhamburan Saat Gempa Terjadi

wartapriangan.com .com, BERITA TASIKMALAYA. Kepanikan terjadi akibat gempa dengan magnitudo 6,4 SR yang mengguncang Lebak, Provinsi …

21 Komentar

  1. Saya setuju, laporkan saja,
    Masa sih kalau masuk ke sana tas tangan juga harus ditinggal
    Emang kita maling apa,
    Saya sendiri tidak mau lagi berkunjung kesana

    • Betul, dompet saya juga pernah ditahan tuh oleh petugas Ratu Paksi, saya cuma dibolehkan bwa uang dan hp saja, sementara dompet dan surat2 penting lainnya di suruh di tinggal dipenitipan barang, sungguh terlalu melecehkan orang. Apa g cukup dngn cctv?

    • setuju banget tuh kurang suka pelayanan di toko itu oper protektif banget kalo mau belanja masuk sana pd di buka dititipin semuanya paling sebel kalo ga butuh2 amat ga sudi tuh dateng ksana apalagi satpam2 nya ke tiap org tuh melihatnya ky org yg mau mencuri ajah pernah kejadian temen tuh belanja ksna dia org berada bawa tas gendong d tas ny tuh banyak uangnya suruh satpamnya titipin gmn kalo ilang coba pdhl dia ksana jg mau belanja bukan mau ngutil !!! kurang baik pelayananya DI RATU PAKSI BKIN PENGUNJUNG GA NYAMAN !!! FUCK

      • Yaelah gan. Namanya juga sistem marketing toko. Serah dia lah. Lu yang repot. Kalo gak nyaman sama pelanyannya lu kagak usah belanja disitu lah. Bego dipiara:v kebanyakan nyemilin micin haha.

      • Yaelah gan. Namanya juga sistem marketing toko. Serah dia lah. Lu yang repot. Kalo gak nyaman sama pelanyannya lu kagak usah belanja disitu lah. Bego dipiara:v kebanyakan nyemilin micin haha.

  2. Keterlaluan..seret aja ke hukum..biar jera….

  3. Insiden Penelanjangan Santriwati oleh Keamanan Toko di Tasikmalaya
    semoga tidak terulang lagi…..
    dan ini merupakan pelajaran bagi pihak toko terutama tenaga Keamanan

  4. PARAH ABIIIZ TUCH RATU PAKSI,TAMBAH SINI TAMBAH GAK NYAMAN BELANJA DISANA,,,,TAS PRIBADI AJA MESTI DI SIMPAN DI PENITIPAN BARANG🙈MALL GEDE AJA GAK.GITU2 AMAT,SKRG DGN GAMPANGNYA NUDUH KONSUMEN MENCURI SAMPE DI TELANJANGI,,, OTAKNYA DISIMPAN DI DENGKUL YA MAS/MBA, COBA KALO POSISI ADA DI ANDA/ANAK ANDA!!!!LAPORKAN AJALAH BIAR JD PELAJARAN & KAPOK TUCH…😈👎

  5. Bismillah… Panggilan untuk para pendekar hukum ditasikmalaya untuk membatu kasus ini agar diselesaikan secara hukum adat dan budaya penelanjangan di negara sekuler manapun tidak ada ,ini negara yang ber budaya dan berahlak, apalagi ini terjadi di kota tasikmalaya kota budaya, kota santri dan kota seribu pesantren dan ulama, laporkan dan proses secara hukum ,biar tasikmalaya menjadi kota keadilan dan hukum tang tertib…. Laporkan segera

  6. Saya sebagai teman nya ikut prihatin mendengar kejadian tersebut. Mudah mudahan bisa dihukum seadil adilnya. Amin.

  7. PARAHNYA ITU SANGAT LUAR BIASA YA,,,MMG GAK NYAMAN SKRG BERBELANJA DI RATU PAKSI,TAS PRIBADI AJA MESTI DI SIMPAN DI PENITIPAN BARANG, BUAT APA DI PASANG CCTV LOW MSH ATURANNYA KAYA GITU!!!!..EEEEEHHHH SKRG MALAH ADA ACARA NUDUH PENCURIAN SAMPE DI TELANJANGI LG🙈…UDAH PELECEHAN SEXUAL TUCH & PENCEMARAN NAMA BAIK,,,WAJIB LANJUT KE HUKUM BIAR JERA😈😈…..BIKIN ATURAN TEGAS TP GAK MENDIDIK N GAK BERKWALITAS BANGET…NORAAAAAAA

  8. Besok barangkali ada yg mau ikut demo,,

  9. Pelayanan nya super ketat jiga calana lejing

  10. Keamanan nya super ketat jiga calana lejing

  11. Yaelah gan sis, mau protes tentang pelayanan ya sono ke pihak yang bersangkutan, beraninya ko disini, keroyokan pula. Haduh😄

  12. Toko apaan itu, gak bermoral. Kyk dia toko satu2nya aja. Mohon bapak @kapolres @tasikmalaya diusut kasus. Coba dibayangkan klo korban itu anak kita.

  13. Sok lah tutup heg segel sing rapet tuman….

  14. Keamanan yangberlebihan seperti itu karena Sisi Psikologis pemilik nya yang non Pribumi, Anda semua tau kan kalau orang Non Pribumi itu seperti apa curiganya sama Penduduk Asli ???. Dari efek psikologis seperti itu,,,muncul lah perintah dari pemilik toko agar melakukan pengamanan yang sedemikian kuat….( Layak nya kita masuk masuk kantor agen rahasia ).
    Yang harus di tatar dan di beri pengarahan itu…Bukan si SATPAM saja…akan tetapi pemilik Toko nya juga harus di tatar dan MEREKA SEMUA yang terlibat dalam masalah ini, harus meminta MAAF SECARA TERTULIS DI SOSMED ATAUPUN DI BANYAK SURAT KABAR.
    PULIHKAN KEMBALI NAMA BAIK SANTRI TERSEBUT……
    Saya berharap, Pemilik nya toko itu juga…sekalipun keturunan non pribumi, harus bisa berbaur dong dengan masyarakat pribumi…. kalian itu harus respect dan menghargai Pribumi.
    Tunjukan bahwa KALIAN punya niat baik untuk hidup bersama dalam kedamaian dengan kami masyarakat Pribumi.
    PESAN SAYA,,,,
    1. PULIHKAN NAMA BAIK SANTRI YANG TELAH DI TELANJANGI TERSEBUT…. DI SOSMED DAN BEBERAPA SURAT KABAR DI HALAMAN DEPAN.
    2. PEMILIK TOKO HARUS BISA BERBAUR DENGAN KALANGAN PRIBUMI AGAR TIDAK PERNAH ADA KEMBALI KESENJANGAN DIANTARA KITA YANG AKHIRNYA BISA MENGUNDANG UNSUR SARA.
    3. PERBAIKI SISTEM KEAMANAN YANG BERLAKU DI TOKO TERSEBUT…..
    4. PECAT SATPAM DAN PERSONAL YANG TERLIBAT DALAM MASALAH PELECEHAN TERSEBUT…

    Akhir kata saya ucapkan terima kasih, ucapan saya tidak bermakksud memprovokasi, akan tetapi memberikan pengetahuan bagaimana hal tersebut bisa sampai terjadi.

    Salam

    • Mungkin niat anda baik, tidak untuk memprovokasi. Namun lihatlah, yang mengunjungi website ini banyak, banyak orang awam yang mungkin akan menganggap semua ucapan anda adalah provokasi secara tidak langsung. Coba anda berfikir dari perspektif lain. Apakah semua warga non-pribumi seperti itu? Tidak kan. Bukan saya memihak mereka. Namun anda sendiri yang RASIS. Terimakasih.

  15. Sekedar cerita, pernah suatu ketika temen saya tkw dr Hongkong, pergi belanja ke suatu toko, dia memakai baju yg dia beli dr Hongkong sana, pas kita masuk sensor berbunyi, eh pas keluar sensor juga berbunyi, akhirnya kita di berhentikan keamanan, di geledah semua gak ketemu curi barang, ujung ujungnya emang baju Yg di beli dr Hongkong msh nempel sensor. Kalau kayak begitu siapa yg salah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Isi kolom "Your Answer" di bawahini dengan TEKS yang Anda lihat