Serang Belasan Warga, Garut KLB Difteri

0 1

wartapriangan.com, BERITA GARUT. Penyakit difteri sudah merupakan (KLB) Kejadian Luar Biasa. Untuk itu, Wakil Bupati Garut, H. Helmi Budiman merasa prihatin atas bertambahya penderita difteri di Kabupaten Garut.

Pihaknya sudah menginstruksikan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Garut  segera melakukan langkah-langkah pencegahan. Hal itu untuk mencegah wabah tersebut terus berkembang. “Apalagi kini sudah menimbulkan korban jiwa serta beberapa orang lainnya tengah menjalani penanganan medis di RSUD dr Slamet,” katanya.

Wakil Bupati juga meminta semua pihak membantu penyebaran informasi kepada masyarakat. Terutama informasi terkait gejala yang ditimbulkan oleh penyakit difteri, termasuk upaya pencegahan penyakit tersebut.

Semua pihak diharapkan untuk bisa menginformasikan tentang ciri ciri serta gejala,  begitu juga mengenai pencegahannya. Agar masyarakat tahu dan mengerti, bagaimana cara pencegahanya.

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejalanya, kata Helmi, berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana angka vaksinasi masih rendah. “Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun,” jelas dr. Helmi.

Menurut data yang masuk, sampai saat ini sudah ada 12 orang yang dirawat dan ditangani di RSU Garut. Kedua belas orang tersebut terinveksi penyakit difteri. “Bahkan satu orang pasen difteri dinyatakan meninggal dunia,” jelas Helmi, Sabtu (23/12/2017)

Untuk itu, Pemkab Garut sudah mencanangkan pada tahun 2018 akan dilaksanakan pemberian vaksin Difteri Tetanus Pertusis (DPT). Pemberian vaksin tersebut akan dilakukan secara massal  kepada seluruh masyarakat. Diharapkan, dengan diberikanya vaksin, penyakit tersebut tidak meluas. (Yayat Ruhiyat/WP)

loading...
Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.